Dalam kebuntuan, kita dipaksa untuk kreatif…

Benar atau salah ?

June 29, 2007 · 8 Comments

Setahu saya dalam akuntansi, jika ada journal penerimaan bank, account bank akan diletakkan dalam kolom debet. Lawannya pasti kredit, apapun accountnya. Umumnya yang sering dipasangkan adalah account customer, karena digunakan untuk mengurangi piutang di customer. Journal penerimaan juga umumnya digunakan untuk penerimaan payment customer.

Dalam Axapta, ada kelebihan yang menurut saya, bagus. Yaitu, kita bisa meletakkan detail journal penerimaan dalam satu baris, bagian sebelah kiri untuk sisi debit dan sebelah kanan untuk kredit. Istilah di Axapta, sisi sebelah kiri adalah account dan sisi sebelah kanan adalah offset account.

Tapi, disinilah letak ‘kesalahannya’. Jika ada journal penerimaan bank, dengan detil, sisi sebelah kiri atau debit untuk account customer dan sisi sebelah kanan atau kredit untuk account bank, apakah journal ini sebuah kesalahan ? Journal penerimaan bank dengan isinya debit di customer dan kredit di bank. Penerimaan diletakkan pada sisi kredit ?

Bagusnya Axapta, tidak perduli isi account atau offset accountnya, selama hal itu balance, Axapta tidak menampilkan error maupun warning. Tetapi apakah hal ini benar secara akuntansi ?

Powered by ScribeFire.

Categories: Axapta

8 responses so far ↓

  • madhi // July 11, 2007 at 9:15 am

    klo liat saldonya gimana ji? bank yg di kredit tadi saldonya nambah apa berkurang? terus, jurnal penerimaan bank tadi apa udah ada setting awalnya, atau jurnal umum yang dianggapa penerimaan bank? klo udah disetting, bisa jadi axapta akan melakukan konversi rekening pada kategori bank ke debet secara otomatis, dan contra account (offset account) nya dari rekening2x lawannya bank. mungkin lho ya…tapi ya aneh aja..soale tidak sesuai dengan prinsip akuntansi.

  • setiaji // July 11, 2007 at 10:40 am

    Misal kasusnya begini, di journal pengeluaran bank. Bank diletakkan di debet, sisi kredit account yg berkaitan lah, setelah di posting, hasilnya ya balance banknya bertambah, salah kan..Disebut salah karena dilihat dari sisi kita sebagai pembuat journal. Tapi kalau menurut Axapta, ya benar, wong kita yang meletakkan di sisi debit. Balance bank tadi ya akan bertambah.

    Jadi tambah penasaran, ada gak ya aplikasi yang bisa mengoreksi debit / kredit yang disesuaikan dengan jenis journal ?

  • Trisno // July 12, 2007 at 3:23 am

    Artikel mu bagus,

    pasti kamu ngerti banyak menagenai axapta
    Ajari aku dong.

  • setiaji // July 12, 2007 at 3:38 am

    Terbalik tuh ngomongnya, mestinya saya yang minta diajari Axaptanya :D kumaha ?

  • madhi // July 16, 2007 at 7:19 am

    klo pake jurnal khusus bisa ji. jadi jurnal yg udah di set. ada 4 jenis jurnal khusus. jurnal penerimaan kas/bank, jurnal pengeluaran kas/bank, jurnal pembelian kredit, jurnal penjualan kredit. klo jurnal penerimaan kas/bank, kita tinggal isi sisi kredit nya aja. nanti sisi debet nya langsung menyesuaikan jumlah saldo nya dengan sum of sisi kredit nya. intinya perlu ada setting tambahan, misalnya rekening yg boleh digunakan dalam jurnal khusus itu rekening apa aja. nah, nanti tinggal masukan rekening2x lawan nya aja.

  • madhi // July 16, 2007 at 7:24 am

    tambahan ji. fungsi jurnal khusus itu adalah utk jurnal2x yang rutin atau sering dibuat. klo dalam perusahaan, yang sering dibuat ya 4 jenis jurnal tadi. waktu ngisi rekening lawannya pun tidak perlu menentukan apakah debet or kredit, semuanya udah diatur disetting jurnal khususnya.

  • setiaji // July 16, 2007 at 7:38 am

    Terima kasih banyak Dhi buat informasinya soal journal khusus. Setahuku di Axapta belum ada fitur untuk setting journal khusus ini. Ada fitur ‘running batch’, artinya fitur yg bisa mengotomasi kapan seharusnya proses terjadi(scheduling), misal reporting sales balance, dll. Fitur ini belum sampai untuk journal di modul GL.

  • oon // December 12, 2008 at 4:26 pm

    kalau itu menyangkut jurnal, penerimaan kas/bank harus selalu di debit . Kalau di credit namanya koreksi penerimaan. Mungkin AXAPTA perlu di sertifikat IAI….. futsal aja pakai sertifikat FIFA hehehe

    he he he setuju !

Leave a Comment