Ramadhan sekarang untukmu bidadariku

Terima kasih ya Allah tuk rahmatMu yang menyelimuti dari mulai bangun tidur hingga berangkat terlelap. Macam-macam pelajaran yang Engkau berikan untuk aku jalani dan pelajari agar diri menjadi lebih matang dan lebih bernilai di hadapanMu. Di bulan ramadhan untuk kedua kalinya aku menjalani dengan bidadari tercantik. Dia yang Engkau titipkan untuk aku imami, menjadi pelengkap agamaku, menjadi pakaianku dalam mengarungi titian hidup ini.

Ya Allah beri kami jalan yang bisa kami lihat jelas pagarnya, beri kami petunjuk hingga akhir perjalanan.

Ya Allah, aku yang minim ilmu menjadi imam, mohon dengan sangat, sirami setiap relung hati ini dengan barakah, rahmat dan doa dari malaikatMu, dari hamba-hamba salehMu.

Allah, beri hamba syafaat dari orang tercintaMu, Muhammad. Sampaikan salamku kepadanya, dari hamba yang teramat jauh untuk disandingkan dengannya dan jauh jarak generasi darinya.

Allah, sampaikan rinduku untuknya, Al Amin. Ingin sekali bercerita dengannya, ingin sekali menumpahkan isi hati kepadanya…..Allah aku butuh pembimbing……

Cantikku, maafkan kanda yang terlalu banyak salah dalam membimbing dirimu, terlalu kasar mengingatkanmu, terlalu budeg mendengarkan cerita-cerita guratan emosimu…

Demi Allah, tidak ada niatan menyia-nyiakanmu, terlalu hitam dan kelam hati ini melihat petunjuk dariNya untuk membimbing engkau, sayang. Bukankah kita memang tempatnya salah dan dosa ?

Semoga ramadhan kali ini bisa membuat kanda menjadi imam yang lebih baik untukmu ya cinta. Jangan engkau bosan menerima luapan cinta dariNya lewatku, suapilah aku dengan ilmu yang di dirimu hingga bisa membuat mawaddah warahmah dalam baiti jannati kita.

Cantikku, jangan sia-siakan waktu yang tersisa untuk berjibaku mengejar hadiah-hadiah yang Dia berikan dalam bulan suci ini. Ayo kita singsingkan lengan baju, perlebar lagi melek mata untuk membaca kitabNya, deras kucurkan sedekah untuk hambaNya yang membutuhkan, sikat habis kerak yang menempel di sela-sela ruang hati, bakar habis sifat riya dalam perjuangan.

Ayo bidadariku, mumpung belum pergi, masih ada waktu, masih tersisa energi kita..



About this entry