AOS tidak direkomendasikan(tanya kenapa)

Ada teman yang bilang, sebaiknya jangan menggunakan AOS.

Waks !!! Gile bener nih orang, apa gak kebayang tuh berapa pc yang harus saya modif applikasinya seandainya ada 1 aplikasi saja yang berubah. Seperti minggu kemarin, ada permintaan dari teman-teman yang menginginkan lebar field untuk ItemName diperpanjang lagi. Setelah saya cek di AOT, basenya menggunakan Name, EDT ini hanya punya 30 char utk lebarnya, sedangkan nama Item untuk di sebagian orang, adalah tempat untuk menuliskan spek Item juga…..

Fiuh, mau tidak mau EDT Name tadi saya rubah menjadi 2x lipatnya. Gak tahu cukup apa tidak itu ke depannya😀

Nah problemnya muncul setelah saya merubah di salah satu pc client, di client yang lain tidak ‘terasa’ perubahannya. Nah lo kenapa bisa begini ya ? Saya mengira waktu itu EDT disimpan di SQL Server, tapi..setelah dikomplain user, saya langsung curiga, jangan-jangan EDT itu bukan di SQL Server, tapi ada folder aplikasi. Setelah test di komputer client yang lain, saya jadi semakin yakin, EDT bukan di SQL Server, tapi ada di folder aplikasi. Gimana caranya agar client yang lain bisa merasakan perubahan ini, tanpa banyak resource tenaga dan waktu yang terbuang ?

Syukurlah, Axapta punya interfacenya. Namanya AOS (Axapta Object Server). Cukup setting Axapta server menjadi AOS, ganti koneksi dari client ke server dengan menggunakan AOS dan bumm….aplikasi di client sama persis dengan yang ada di server. Karena memang client bertindak hanya sebagai dummy yang menjalankan aplikasi di server….

Interface yang amat sangat membantu saya….


About this entry