Fondasi dari windows infrastruktur

Ada beberapa hal yang harus dipenuhi untuk membuat infrastruktur yang berbasis windows, agar lebih reliable dan termaintain dengan baik.

Pertama, Active Directory. Ini sebuah nilai mutlak. Karena AD merupakan fondasi paling bawah. Semua aplikasi yang ada di windows, hampir semua mensyaratkan Domain Controller yang tersetting dengan baik. Entah maunya apa dari konsep ini.

Kedua, WSUS. Server windows update. Sebuah repository. Tidak perlu lagi konek ke server windows update langsung dari amerika sana. Tapi cukup sediakan WSUS di lingkungan AD kita. Dan setting di dalam GPO untuk setiap komputer yang join ke AD, otomatis update windowsnya. Bedakan dengan server dan workstation. Server tidak bisa langsung otomatis update. Karena ada update yang harus kita evaluasi kepentingannya dengan isi dari server kita. Sedangkan workstation…hmm sebagian besar bisa langsung dihajar updatenya.

Ketiga, AV. Anti virus. Siapa yang mau bekerja di hutan yang buas di lingkungan windows tanpa anti virus. Beda dengan linux. Dunia yang aman. Damai. Windows ? Jangan harap bisa bertahan 1 minggu bekerja di windows tanpa anti virus. Dijamin bisa langsung minta reformat dan reinstall windowsnya. Itulah sebabnya, saya mengganti OS yang saya gunakan dari windows ke linux. Bukan karena fanatik atau apa. Tapi saya sudah teramat frustasi dengan virus. Linux box untuk memantain lingkungan windows.

Seringnya yang saya temukan adalah WSUS yang tidak ada dalam infrastruktur yang dibangun. Hanya mengandalkan anti virus yang selalu terupdate. Susah juga. Nantinya kalau sudah terinfeksi dengan gawat, OSnya harus di patch, baru sadar kalau WSUS juga nilai mutlak ada di infrastruktur windows.

Tiga komponen diatas kita siapkan dengan baik, sisanya kita serahkan kepada yang di atas.😀 karena kita bisanya cuma berusaha menyiapkan tools, hasil kita serahkan ke Dia.


About this entry