Takdir seorang kodinger :)

Beberapa hari yang lalu, saya bertemu dengan rekan tempat kerja lama. Diskusi soal pekerjaan. Mulai dari koding yang tidak bisa ditangani lagi karena sudah tidak punya waktu, sampai ke tersedianya resource yang bisa handle pekerjaan. Fakta : ada beberapa bidang di IT yang susah resourcenya. Resource disini artinya yang punya pengalaman ya. Cari – cari di sana di situ, gak ketemu. Ada ketemu, pasti nilainya ngga masuk bujet hihihi

Di akhir diskusi, ada hal menarik yang kita bicarakan. Kamu yang sudah pernah koding, dan ngga mau koding lagi, pasti ngga akan bisa lari dari takdir. Selamanya akan koding terus. Wakssss hehehe bisa begitu ya😀

Beliau jelasin, “gw gak pernah lihat ada developer yang nganggur kerjaan koding, yang gw tau developer bakal selalu koding selamanya, soalnya gak ada yang mau ngambil ni kerjaan.” “Ada developer nganggur, yaitu yang ngga koding, soalnya lagi mampet otaknya” hehehe

Kalau lihat tingkat salary developer, yang saya tau, masih kalah sama yang namanya functional engineer. Jadi jelas sudah, gak ada yang mau pusing sama kerjaan dengan gaji yang pas pasan hahaha..

Tapi apa iya, semua developer yang kerja sampe malam, lembur di hari libur, masih juga termotivasi karena uang ?

Trus gimana itu developer open source yang mereka itu suka rela pusing dan tanpa dibayar uang😀

 


About this entry