Bekerja dengan budaya tulisan

Sebenarnya tulisan ini mau menilai kebiasaan kerja saya aja sih🙂 yang katanya kalau kerja itu harus teratur. Tapi apa daya, semua keteraturan tadi bakal hilang kalau mengandalkan perintah/info berupa lisan😦

Saya pernah kerja di lingkungan yang budaya tulisannya sangat mendominasi. Enaknya jadi semua ada dokumentasinya, gak enaknya jadi hilang sisi kemanusiaan di lingkungan kerja. Ah tapi ini perasaan saya aja yang terlalu sensitif, karena biasanya setelah saya bertemu orang yang mengirimkan email ke saya, ya ha ha he he ajah di depan dia, cenderung cair gitu.

Ada banyak sisi positif kalau kita membiasakan bekerja di dalam lingkungan yang teratur, tercatat dengan baik, jadi track record kegiatan ada catatannya.

Saya sempat stress dengan kondisi kerja serba lisan dan cenderung terburu-buru😦 tipikal banget nih. Semoga bisa menjadi lebih baik ke depannya.


About this entry