Ketika sebuah saran menjadi perintah

Semakin tinggi jabatan seseorang dalam organisasi, alur bekerja semakin kabur. Semakin tidak tampak dari sisi teknis. Semakin tidak bisa digambarkan secara ukuran. Ketika menduduki jabatan manager, seseorang tadi sudah tidak menerima work instructions secara baku, seperti daftar list yang harus dikerjakan. Seringnya sebuah tugas yang dikerjakan diawali dari sebuah saran dari level yang lebih tinggi dari dirinya. Hmm, semakin kabur tetapi semakin harus lebih peka memahami kalimat/percakapan/bahasa tubuh dari level superiornya.

Untuk level managerial, sudah pasti lebih dibutuhkan keahlian untuk membaca bahasa tersirat dari sebuah kalimat atau percakapan. Harus bisa memahami arti sebuah bahasa tubuh/wajah yang dilihat mata. Mungkin karena itu juga, saya perlu lebih memahami seseorang berkelakuan, beraksi dan berbahasa sewaktu bicara dengan saya.

Ternyata dunia Human Resources itu tidak semata-mata mengurusi struktur organisasi. Tapi lebih kepada memahami orang per orang di dalamnya. Mampu memetakan sebuah jabatan untuk orang yang tepat dan di waktu yang pas.

Catatan ini diambil setelah berhari-hari mengikuti modul Human Resources meeting🙂

 

HR Kompetensi


About this entry